Weekend Bareng Konco Di Waterford ^__^ (Part 1)

Akhirnya kakiku menginjak juga ke salah satu daerah populer southeast-nya Ireland ini. Atas undangan ulang tahun anak dari seorang sahabat yang sudah malang melintang di negeri westlife ini, aku beserta dua konc0s yang lainnya dari Dublin, Tari dan Mira beserta sang anak yang super ganteng itu berjanji untuk berangkat bersama dari Dublin.

Tepat pada hari Sabtu pagi pukul 7 pagi alarmku berbunyi, segera kumenuju shower dan bermake-up ria: memakan waktu tidak lebih dari 30 menit 🙂 — note: bangun pagi adalah hal yang sangat menyebalkan terkadang :(.

Janji untuk ketemu para daras (baca: para gadis tapi bukan perawan) jam 10 so kedatanganku sangat tepat waktu (walaupun ternyata ada yang lebih tepat waktu lagi yaitu Jeng Mira dan si ganteng Gian 🙂 ).  Mereka berdua menunggu di Cafe Oslo yang berada di dalam stasiun connolly.

Setelah menunggu kedatangan Jeng Tari yang agak terlambat beberapa menit kamipun segera meluncur ke arah Stasiun Houstan yang memakan waktu tidak lebih dari 20 menit.

Ternyata kami masih mempunyai waktu sekitar setengah jam di stasiun Houstan. Waktu luang ku gunakan untuk ngeprint tiket dan mencari kartu ucapan ultah — malang sekali tak ada toko di stasiun yang menjual kartu ucapan.

Tepat pukul 11.20 kereta kami berangkat menuju WaterFord. Perjalanan Dublin ke Waterford sekitar 2 jam lebih 30 menit so waktupun kami gunakan sebaik-baik mungkin untuk ngobrol ngalor ngidul. tak terasa 2 jam 30 menit ini berlalu begitu saja (disamping kita juga disibukkan oleh Gian 🙂 ) — kita sudah berada di stasiun Waterford.

Dari stasiun Waterford kita harus menunggu suami Jeng Wini menjemput; setelah 10 menit menunggu sang supir akhirnya ada penampakkan sosok :).

Perjalanan dari Stasiun ke rumah Jeng Wini lumayan memabukkan; banyaknya jalan tikungan dan kecepatan menyupir membuat aku sedikit pusing :(.

Beruntungnya perjalanan ini tidak berlangsung lama karena setelah 15 menit didalam mobil tiba juga akhirnya kita di sebuah rumah yang lumayan besar dengan pekarangan yang cukup luas dan yang membuat pusing kepalaku hilang adalah sambutan sang empu rumah dengan senyum sumringahnya ;).

Rumah sang empu telah ramai dengan kids army dan para orang tua. Party rupanya sudah dimulai sebelum kita datang. Segera kita (terutama aku 😉 ) menuju dapur mencari yang lezat-lezat.

Hmm, masih adakah sisa makanan lezat untukku?

DBLN, 21.33-180311

Iklan