Day 2 – Musibah Di George Town Penang

Ku lihat di peta bahwa perjalanan dari pelabuhan Penang menuju George Town (pusat kota Penang) tidaklah begitu jauh. Karena tertarik dengan suasana pelabuhan, dan pemandangan saat itu mengingatkan akan tempat dimana aku lahir dan dibesarkan yaitu Tanjung Priok, akupun meminta Gaz untuk berjalan kaki saja menuju ke George Town.

“Are you sure?” Tanya Gaz. Aku mengangguk pasti. 15 menit perjalanan kaki awalnya biasa saja, aku masih terlihat segar bugar dan mungkin ini dikarenakan rasa hawa sejuk dari laut yang menyegarkan. Namun ketika sudah memasuki gedung-gedung, sel-sel otakkupun mengirimkan sinyal-sinyal ketidakbahagiaan atas pemandangan itu. Dan dua tas travel di pundakku (belakang dan depan) terasa beratnya minta ampun. Akupun meminta pada Gaz untuk berisitirahat sejenak. 5 menit setelah berisitirahat kami melanjutkan perjalanan. Karena tak tahan dengan rasa lelah dan rasa pusing yang mendadak mulai menyerangku, akupun meminta Gaz untuk mencari taksi.

“We’re almost there, just in 15 minutes. It’s too expensive to take taxi anyway. I know you can do it, come on” Kata Gaz berusaha meyakinkanku kalau aku tidak akan mati hanya karena jalan kaki untuk 15 menit lagi. Entah karena memang Gaz  sudah berpengalaman banyak dengan travel sehingga tidak mudah lelah dan gampang putus asa, semangatnyapun memberikan sedikit energi untuk diriku. Padahal aku sudah lelahnya minta ampun, aku tidak menyangka bahwa perjalanan ke George Town hampir 4 KM! Dalam hati aku terus berkata pada diriku sendiri: “kamu kuat, kamu kuat, kamu kuat….”

Setelah berkeliling George Town untuk mencari tempat penginapan yang agak murah, tibalah kami di sebuah tempat penginapan yang bangunanya agak mirip dengan bangunan model temple atau pura untuk sembahyangan para penganut agama Budha. Setelah check-in kamipun di antarkan menuju kamar kami masing2. Suasana penginapan tesebut terlihat nyaman dan sangat bersih, terlebih lagi ditengah-tengah penginapan tersebut terdapat kolam ikan yang besar sebuah taman yang sangat sejuk. Akupun berterimakasih pada Gaz karena sudah memilih tempat penginapan yang tepat untuk kami berdua.

Saat menuju ke kamar masing-masing, ku katakan pada Gaz kalau aku akan tidur sampai esok pagi dan tidak akan keluar untuk makam malam.  Gazpun mengangguk setuju dan memahami kelelahanku yang mungkin nampak sekali di wajahku. Setelah sempat mandi, akupun langsung menjatuhkan diri di kasur yang lumayan empuk, kurasakan nikmat yang luar biasa ketika badanku menyatu dengan kasur dan bantal. Akupun tertidur dalam kelelahan….

Tengah malam aku terbangun merasakan sedikit demam pada badanku, ketika ku coba untuk bangkit dari tempat tidur aku merasakan pusing yang luar biasa. Ku coba mengambil tas kecil p3k-ku yang berisi lengkap obat-obatan dan meminum panadol. Hingga pagi hari aku masih merasakan demam, dan kali ini demamku lebih parah.

Dari dalam kamar ku dengar Gaz mengetuk pintu kamar memanggil namaku, aku tak sanggup lagi berdiri. Gaz memanggilku berkali-kali, namun tetap aku tak sanggup untuk bangkit dari tempat tidur. Setelah beberapa menit kemudian, ku dengar suara orang lain mengetuk lagi, kemudian bergantian dengan suara Gaz. Dan akhirnya pintupun di dobrak….

Dalam kepayahan yang sakit luar biasa, ku lihat remang-remang dalam pandangan mataku raut wajah Gaz yang panik melihat keadaanku. “Oh my God, what happens to you?”. Aku bahkan tidak bisa bersuara dan pusing luar biasa saat ku coba membuka mata. Yang ku dengar hanyalah beberapa orang memasuki kamarku dan memapahku untuk masuk ke sebuah mobil, yang ku tahu ternyata mobil itu adalah ambulance …..

DBLN, 21.53-041209

Iklan

2 thoughts on “Day 2 – Musibah Di George Town Penang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s