Petualangan Rafting Di Karang Asem

indonesia-137indonesia-136

Setelah membeli tiket di sebuah agen travel di Benesari Kuta untuk beberapa temanku dari Irlandia. Aku mendapatkan tiket gratis. Lumayan pikirku waktu itu. Niatnya aku mau membeli tiket untuk diriku sendiri namun ternyata pihak agen mengatakan bahwa inilah keuntungannya kalau orang Indonesia mempunyai teman bule. Wah, aku tidak sedikitpun bahwa aku ingin memanfaatkan keadaan apalagi dari temanku. Untuk menghilangkan rasa bersalahku karena merasa seperti sudah memanfaatkan mereka akupun mengatakan pada mereka bahwa aku mendapatkan tiket gratis. Reaksi mereka mendengar ucapanku begitu gembiranya. “That’s good for you”: Kata mereka.Ya, tentu saja itu bagus untukku. Setidaknya aku bisa menyimpan uang untuk keperluan yang lainnya.

Jam Enam pagi keesokan harinya kami sudah menyiapkan diri menuju Karang Asem. Aku tidak pernah mempunyai pengalaman rafting selama hidupku. Hanya saja aku sering melihatnya di beberapa majalah dan stasiun TV. Makannya tidak terbayang akan seperti apakah rafting itu.

Perjalanan dari Kuta Bali ke Karang Asem lumayan jauh. Selama perjalanan kami melewati beberapa rumah pedesaan. Setelah hampir memakan waktu kira-kira 3 jam-an kami sampai pada sebuah yang mirip seperti pedesaan. Kulihat disana ternyata sudah banyak para bule yang ingin berafting ria. Wah, ternyata cuma aku yang berkulit hitam di antara mereka. Beberapa makanan dan minuman tersedia untuk para peserta rafting. Aku dan beberapa teman Irlandiaku (Gary, Emmet, Dave, dan Marry) menikamti sup ala eropa. Lidahku yang tidak bisa beradaptasi dengan sup ala eropa yang kental seperti semacam bubur itu tidak kuhabiskan. Mataku melanjutkan mencari makana yang sesuai dengan lidahku. Ternyata makanan memang dibuat dan disediakan khusus untuk para bule. Wah, bagaimana kalau macam aku ini tidak bisa ikutan makan makanan ala eropa itu?

Hanya secangkir teh panaslah yang akhirnya ku ambil untuk bisa mengisi kekosongan perutku yang sejak pagi belum diisi apapun. Sambil menunggu pihak pelaksana menyiapkan segalanya akupun berbincang-bincang dengan beberapa orang yang tinggal disekitar pedesaan Karang Asem.

Hujan rintik-rintik yang turun saat itu menambah semangatku untuk menaklukkan sungai Karang Asem. Aku hanya berpikir mudah-mudahan sungainya disedikan untuk para pemula rafting.

***

Ternyata perjalanan menuju ketempat rafting melewati sedikit hutan dan menurun kebawah. Aku tidak menyangka bahwa tadi kita berada didataran atas. Sambil deg-degan tak karuan karena begitu semangatnya sungai seperti apakah yang akan aku taklukkan. Aku jadi tertawa geli sendiri dalam hati dengan karena sepertinya aku sudah profesional saja menaklukkan sungai yang padahal aku hanyalah pemula dan baru pertama kalinya melakukan rafting.

Dengan dibimbing oleh seorang pelatih dan penjaga kami semua dituntun menuju sungai. Helm, pendayung, jaket pengaman sudah siap kami pakai. Temanku Marry yang kebetulan tidak begitu menyukai hal-hal yang berbau petualangan alam nampak sekali dari wajahnya yang tidak tersenyum sedikitpun. Mungkin kalau bukan karena kekasihnya Dave yang menykai travel mungkin Marry tidak akan sudi mengikuti petualangan yang memerlukan tenaga super ekstra ini.

Sampailah kami di sebuah sungai dengan air yang megalir sangat bening. Membuatku ingin segera terjun berenang dan meminum airnya sampai puas. Dengan beberapa perahu yang sudah tersedia para pelatih dan penjaga memberikan instruksi kepada kami.

**

Rasanya semangat dan kebahagiaan menyatu dalam hatiku tak kala ku kayuh penggayung. Aku yang kebetulan kebagian bersama Gary nampak begitu semangat menikmati pemandangan sekitar. Arus yang kami lewati tidak begitu besar. Mungkin belum.

Pada sebuah air terjun yang cantik kami berhenti disana dan menyempatkan diri untuk berphoto ria. Kecantikan air terjun tersebut membuatku membayangkan kisah dongeng  Jaka Tarub yang mengintip beberapa bidadari dari langit yang sedang mandi. Bunga warna-warni serta pepohonan hijau, tidak ketinggalan pula beberapa pohon kelapa menambah keindahan air terjun tersebut.

Setelah hampir 15 menit kami beristirahat, kamipun melanjutkan perjalanan rafting kami. Setelah beberapa lama mengayuh, sampailah kami mulai menuju arus yang sedikit deras. Kami sempat menakut-nakuti Marry, namun Marry terlihat tidak senang dengan candaan kami. Ketika hampir tiba pada air terjun yang menantang tiba-tiba Dave terjatuh dari perahu. Aku sempat panik karena arus yang saat itu cukup deras. Namun syukurlah, Dave dapat ditarik secepat mungkin oleh penjaga saat itu. Setelah tiba diair terjun, sang instruktur memberikan aba-aba untuk  menguatkan posisi masing-masing. Jantungku sempat berdegup kencang karena khawatir dengan kedalaman air terjun tersebut.

Satu, dua, tiga….!! Byur..!!

Bercampur khawatir dan senang kami semua jatuh ke air terjun dengan ketinggian 5 meter. Fuiih, rasanya minta ampun deh. Tidak sadar aku tertawa kencang saat kami sudah berada dibawah.

“Are you having fun, guys?” teriak sang penjaga. Dan kamipun menjawab serentak dengan semangat yang masih membara “Yes!!”

**

Dua jam tak terasa kami berafting. Setelah selesai rafting perjalanan dilanjutkan dengan menaiki tanjakkan yang cukup curam dan tajam. Tenaga sudah hanya tinggal seperempat. Cacing dalam perutku sudah bernyanyi ria ingin makan. Rasa-rasanya aku mau pingsan saja saat itu namun ku kuatkan diri untuk berjuang sampai titik darah penghabisan!

Sampailah kami pada sebuah pondok dengan begitu banyak makanan. Akhirnya mereka menyediakan makanan Indonesia! Aku melonjak kegirangan begitu melihat makanan Indonesia. Setelah membersihkan badan dan mengganti pakaian bersih akupun langsung melahap makanan yang tersedia.

Ah nikmatnya. Setelah hari yang begitu melelahkan aku membayangkan sebuah kasur yang empuk untuk bisa kugeluti dengan mimpi-mimpi indahku.

DBLN, 18.35-210209

Iklan

2 thoughts on “Petualangan Rafting Di Karang Asem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s