Perjalanan ke Italy ini adalah kunjungan pertamaku, jadi kebayang gimana excitednya aku. Mengunjungi negeri yang sangat terkenal dengan dunia super art-nya mungkin menjadi impian setiap orang. Bagaimana tidak, para master art seperti Da Vinci dan Micqueal (bener gak ngeja namanya? ^^) terlahir di negeri ini, dan yang lebih membuat aku excited adalah kami akan mengunjungi tempat dimana para master Art ini pertama kali menciptakan art spektakulernya mereka – seperti lukisan Monalisa yang sangat terkenal itu lho. Yuhuuuu, gak sabar lagi deh mau langsung meluncur kesana ^^.
Berangkat dari Dublin airport langsung ke Tuscany airpot. Penerbangan sekitar 3 jam. Dari airport Tuscany kami langsung menuju penyewaan mobil yang kantornya berada di airport. Semua arrangement seperti penyewaan mobil, hotel, dan tiket melalui online *untuk yang suka travel biasakanlah booking melalui online biar lebih efisien ^^.
Penyewaan mobil di Italy lumayan murah – kami menyewa untuk 5 hari tanpa supir (harus siap2 nav bagi yang suka nyasar ^^). Harga sewa sekitar 500 euro (6 juta) diluar bensin untuk 5 hari. Pengeluaran mungkin lebih dari 500 Euro kalau kita tidak menyewa mobil, dan yang terpenting bisa keliling Italy bebas!
Enaknya lagi hampir semua mobil yang disewakan di Italy diatas avarage kualitas mobil yang artinya mobilnya sangat luar biasa nyaman (beginilah orang Indo yang norak ^^). Mobil di lengakpi alarm, jadi kalau tidak memakai seatbelt alarm akan berbunyi sampai semua orang di mobil menggunakan seatbelt *duh kebayang deh kalau nih mobil ada di Indonesia – mungkin alarmnya di rusak biar lebih nyaman ^^.
Perjalanan dari Tuscany ke Tenuta Quadrifoglio sekitar 2 jam. Sesampainya di vila, tempat dimana kami akan menghabiskan liburan selama 2 hari. Takjub luar bisa dengan pemandangan disekitar vila kami menginap.

- Vila nampak dari hasil jepretan di dalam mobil ^^

- Pemandangan disekitar Tenuta

- Mirip ya sama puncak Bogor. Tapi yang ini gak pake polusi, hehe.

- Castle diarea Tenuta. Mampir bentaran aja kesini ^^.
Dua hari di Tenuta itu gak kerasa *jadi harus di tabok dulu sama hubby biar kerasa ^^. Selanjutnya kami meluncur ke Florence.
Florence ini adalah tempat dimana si master art Mr Da VinCi melahirkan karya2 hebatnya. Kebetulan hubby sudah membooking hotel dipusat kota Florence, hotel Pendini – lokasi yang pas banget untuk jalan-jalan. Setelahcheck in, kami langsung keliling kota di Florence.
Ternyata Florence ini…. ALAMAK, sangat, sangat, sangat luar biasa menakjubkan. Aku langsung in love begitu melihat bangunan tua Cathedral berdiri megah mengelilingi kota Florence, patung2 karya besar Micquael tegap menjulang — ah, Italy I’m really in love.

- Disebutnya Duommo yang berarti Cathedral.

- Duomo 1

- Duomo 2

- Pemandangan dari atas Duomo ^^.

- Ini patung yang sangat terkenal itu (maksutnya saya baru mengenalnya saat itu ^^)
Seperti halnya di Tenuta, menginap di Florence yang hanya satu malam sangat, sangat tidak memuaskan. Tapi kami harus melanjutkan perjalanan ke Milan.
Milan oh Milan
Kira2 satu jam perjalanan dari Florence ke Milan di tempuh. Kami sempet nyasar walaupun sudah memakai nav *ini karena aku yang salah memberi petunjuk ^^. Sempat tertipu oleh pria yang menawarkan parkir disamping hotel, sang pria meminta parkir 15 euro/malam, padahal ada free parkir untuk customer hotel! Nasi udah jadi bubur mau diapain lagi – ya wis dimakan wae ^^.
Malamnya kami dinner di Milan City. Lagi, berbekal map. Window shopping adalah hal yang menyenangkan buat kaum hawa, khususnya di kota Milan, salah satu city fashion in the world, tapi….. harganya alamajang! so forget it ^^.

- Main course dinner yang sangat kecil dan tidak mengenyangkan ^^

- Antara dirikuh dan Cathedral yang super megah ^^

- Sepeda untuk publik: kapan kita punya seperti ini ya?

- Museum The Last Supper Da VinCi
Museum The Last Supper adalah persinggahan kami terakhir di Milan setelah berkeliling Milan menikmati window shopping dan atmosphere Milan yang tidak hanya menyegarkan mata tapi juga jiwa *deuh segitunya ^^.
Lima hari di Italy sungguh tidak cukup, tapi kantong berbicara cukup! so kami harus pulang kembali Ke Dublin. Walaupun tidak cukup lima hari sangat berharga untuk kami, khususnya aku, dan tentunya kami akan kembali lagi suatu saat ke negeri penuh suka cita ini ^^.
DBLN, 18.57-291211
